Ngemil Di Malam Hari Bisa Merusak Gigi

Hati-hati bagi Anda yang doyan ngemil di malam hari. Bukan saja bisa membuat tubuh melar tapi juga bisa merusak gigi. Berdasarkan penelitian mengosumsi makanan kecil d imalam hari bisa berisiko merusak gigi lebih cepat.

Penelitian baru menunjukkan bahwa orang yang makan di waktu malam adalah beresiko tinggi kehilangan gigi daripada mereka yang tidak. Survei, yang meneliti catatan kesehatan mulut dari 2.217 masyarakat Denmark, dilakukan oleh peneliti di University of Copenhagen. 173 (delapan persen) dari mereka yang berpartisipasi digolongkan sebagai pemakan malam.

Ini berarti mereka mengkonsumsi seperempat atau lebih dari kalori harian mereka setelah makan malam mereka atau akan bangun di malam hari hanya untuk ngemil setidaknya dua malam seminggu.

Setelah mempelajari karakter dari masing-masing peserta untuk jangka waktu enam tahun, para peneliti menemukan bahwa ngemil di malam hari bisa menyebabkan gigi mudah rusak akibat aktivitas mulut yang tak ada hentinya. Demikian seperti dikutip dari laman Femalefirst, Minggu 5 Juni 2010.

Faktor-faktor lain yang dipertimbangkan untuk mengontrol penelitian adalah, diagnosis penyebab seperti diabetes, status merokok, kebiasaan pesta makan, umur, pendidikan, asupan karbohidrat dan masa tubuh semua dipertimbangkan. Meskipun dari varian ini ada beberapa hal penyebab kerusakan gigi, namun penelitian masih menunjukkan bahwa makan malam secara signifikan berbahaya bagi gigi.

Chief Executive British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter berkata: “Semakin banyak orang yang menyadari masalah makan malam dapat membahayakan gigi, penelitian ini juga akan mendorong orang untuk mengubah kebiasaan makan. Tidak makan pada malam hari, adalah cara yang cukup sederhana dan mudah untuk meningkatkan kesehatan mulut banyak orang,” ucapnya.

Para peneliti dari penelitian ini menekankan bahwa mengunyah tengah malam adalah buruk untuk gigi karena ada sedikit air liur di dalam mulut pada malam hari. Dengan sedikit air liur asam dibentuk oleh bakteri dalam plak bersentuhan dengan makanan yang mengandung gula tetap berada dalam mulut dalam waktu yang lama dan karena itu menyebabkan kerusakan lebih.

sumber: VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: